Reportaseindo.comMINUT–Tim Sepak Bola DPC PDI-Perjuangan Minahasa Utara dibawa pimpinan Ketua Dr Joune Ganda mengukir prestasi bergengsi dalam ajang tournamen Soekarno Cup U-17 Regional Sulawesi Utara 2026 yang diselenggarakan di Stadion Maesa Tondano, Kabupaten Minahasa, Senin (6/7/2026) sore tadi.

Dimana pada perebutan juara 3 & 4, Tim DPC PDI-Perjuangan Minut Hebat ini berhasil mengandaskan perlawanan Maesa Sulut FC dengan skor meyakinkan 3-0 tanpa balas.
Penyerahan hadiah Juara 3 berupa uang pimbinaan dan tropy tetap diterima langsung para pemain, pelatih serta official yang turut didampingi para pengurus DPC PDI-Perjuangan Minahasa Utara yakni Bendahara DPC Vonny Adel Rumimpunu (VAR), Sekretaris DPC Chris Yodi Longdong bersama para pengurus partai dan fraksi PDI-Perjuangan Minut.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC PDI-Perjuangan Minut Dr Joune Ganda melalui Bendahara VAR mengucapkan terima kasih serta memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemain, pelatih serta official.
”Tentu ini jadi prestasi tersendiri bagi kami DPC PDI-Perjuangan Minut dalam ajang olahraga di kegiatan Juni Bulan Bung Karno. Banyak selamat kepada pemain, pelatih serta official, terima kasih sudah berjuang dari awal kompetisi dimulai. Tentu kami bangga kepada kalian
VAR juga berharap para pemain dari DPC PDI-Perjuangan Minut dapat terpilih melalui seleksi untuk mewakili Tim Regional Sulut yang bakal bertanding di tingkat nasional pada 26 Juni sampai 9 Agustus 2026 di Jawa Timur.
Sementara itu, Ketua DPD PDI-Perjuangan Sulut Olly Dondokambey dalam sambutanny sekaligus menutup seluruh rangkaian kegiatan Juni Bulan Bung Karno menegaskan bahwa PDI Perjuangan secara konsisten menghadirkan peringatan Juni Bulan Bung Karno setiap tahun bukan sekadar sebagai kegiatan seremonial saja.
”Melainkan sebagai ruang untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Bung Karno melalui berbagai aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk pembinaan generasi muda melalui olahraga,” tegas OD
Menurutnya, sepak bola bukan hanya tentang mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi sekolah kehidupan yang mengajarkan arti kebersamaan, disiplin, keberanian mengambil keputusan, saling percaya, kerja keras, serta semangat pantang menyerah.
”Nilai-nilai itulah yang sesungguhnya diajarkan Bung Karno kepada bangsa Indonesia. Karena itu, melalui Soekarno Cup, kita ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya hebat dalam bermain sepak bola, tetapi juga memiliki karakter, jiwa gotong royong, dan semangat membangun bangsa,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
”Kepada seluruh tim peserta, saya menyampaikan terima kasih karena telah bertanding dengan disiplin, semangat, dan sportivitas yang luar biasa. Kepada tim yang berhasil menjadi juara saya ucapkan selamat. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Teruslah berlatih dan sampai bertemu kembali di Soekarno Cup tahun depan yang akan kami selenggarakan dengan lebih besar, lebih meriah, dan lebih kompetitif,” tuturnya.
Melalui Soekarno Cup U-17, PDI Perjuangan Sulawesi Utara kembali menegaskan komitmennya bahwa membangun bangsa tidak hanya dilakukan melalui politik, tetapi juga melalui investasi pada generasi muda, pembinaan olahraga, dan penanaman nilai-nilai perjuangan Bung Karno yang tetap relevan bagi masa depan Indonesia
(*)
.






